infokorupsi
Daftar Pengusaha Korup
Beranda > Daftar Pengusaha Korup > Widjokongko Puspoyo

Widjokongko Puspoyo

Nama Lengkap : Widjokongko Puspoyo
Jabatan / Pekerjaan : Swasta (Mantan Direktur Investigasi ABIL)
Tempat/Tgl. Lahir : Solo / 7 Oktober 1951 (57 th)
Jenis Kelamin : Laki-laki
Kebangsaan : Indonesia
Agama : Islam
Nomor Perkara : 1066 K/Pid.Sus/2008
Kasus :

Korupsi Bulog

Aturan Hukum / Pasal yang dilanggar :
Kesatu
Pasal 11 Undan
Kerugian Negara :

Rp. 5.005.469.360,- (lima milyar lima juta empat ratus enam puluh sembilan ribu tiga ratus enam puluh rupiah) Cq. Bulog

Tuntutan Hukum :

Tuntutan Pidana Jaksa/Penuntut Umum Pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggal 12 Nopember 2007

  1. Terhadap terdakwa Widjokongko Puspoyo dipidana penjara selama 5 (Lima) tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan, dengan perintah terdakwa tetap ditahan.
  2. Denda terhadap terdakwa Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah) subsidair 6 (enam) bulan kurungan.
  3. Barang bukti dalam perkara Gratifikasi terlampir dalam berkas perkara atas nama terdakwa Wijanarko Puspoyo dan Barang bukti dalam perkara Pajak berupa surat-surat dan dokumen tetap terlampir dalam berkas perkara
  4. Biaya perkara sebesar Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah)
Putusan Hukum :

Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor: 2065/ Pid.B/2007/PN.Jkt.Sel tanggal 1 Februari 2008

  1. Menyatakan terdakwa Widjokongko Puspoyo terbukti membantu terhadap Tindak Pidana Gratifikasi yang dilakukan oleh terdakwa Widjanarko Puspoyo sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 11 Undang-undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 15 Undang-undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal 56 ke-1 jo Pasal 55 KUHP sebagaimana di Dakwakan dalam dakwaan kesatu, serta melanggar ketentuan Perpajakan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 39 ayat (1) huruf a, b Undang-undang No. 16 Tahun 2000 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang No. 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana di Dakwakan dalam dakwaan Kedua.
  2. Menghukum terdakwa Widjokongko Puspoyo dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan, dengan perintah terdakwa tetap ditahan.
  3. Denda terhadap terdakwa Rp. 7.500.000.000,- (tujuh milyar lima ratus juta rupiah) subsidair 6 (enam) bulan kurungan.
  4. Barang bukti dalam perkara Gratifikasi terlampir dalam berkas perkara atas nama terdakwa Wijanarko Puspoyo dan Barang bukti dalam perkara Pajak berupa surat-surat dan dokumen tetap terlampir dalam berkas perkara
  5. Biaya perkara sebesar Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah)

Putusan Pengadilan Tinggi Jakarta Nomor: 64/Pid.B/2008/PT.DKI tanggal 25 April 2008

  • Menerima permintaan Banding dari terdakwa Widjokongko Puspoyo
  • Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor : 2065/Pid.B /2007/PN Jak.Sel tanggal 01 Pebruari 2008, dengan perbaikan sekedar lamanya pidana yang dijatuhkan sehingga amar selengkapnya berbunyi sebagai berikut :
  1. Menyatakan bahwa terdakwa Widjokongko Puspoyo, menurut hukum terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana :
  2. Membantu Pegawai Negeri menerima hadiah padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah tersebut diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya dan menurut pikiran orang yang memberikan hadiah tersebut ada hubungannya dengan jabatannya
  3. Dengan sengaja tidak mendaftarkan diri pada Kantor Direktorat Jenderal Pajak yang diwilayah kerjanya meliputi tempat kedudukan Wajib Pajak dan kepadanya diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak
  4. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa tersebut dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun, dengan dendasebesar Rp. 7.500.000.000,- (tujuh milyar lima ratus juta rupiah) dan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 (enam) bulan
  5. Menetapkan lamanya terdakwa ditahan, dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan
  6. Menyatakan terdakwa tetap dalam tahanan
  7. Menyatakan barang bukti berupa surat dan dokumen dalam No. Urut 1.1 s/d 1.89 dikembalikan kepada Penuntut Umum untuk dipergunakan dalam perkara lain dan No. Urut 2.1 s/d 2.80 tetap terlampir dalam Berkas Perkara
  8. Membebankan Biaya Perkara kepada Terdakwa dalam kedua tingkat peradilan sedangkan dalam tingkat Banding sebesar Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah)

Mahkamah Agung
Mengadili:

  • Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi/Terdakwa: Widjokongko Puspoyo
  • Mengabulkan permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi: Jaksa/Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan
  • Membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Jakarta Nomor: 64/Pid.B/2008/PT.DKI tanggal 25 April 2008

Mengadili Sendiri:

  1. Menyatakan Terdakwa Widjokongko Puspoyo terbukti bersalah melakukan tindak pidana “Membantu pegawai negeri menerima hadiah padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah tersebut diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya dan menurut pikiran orang yang memberikan hadiah tersebut ada hubungan dengan jabatannya dan dengan sengaja tidak mendaftarkan diri dan tidak menyampaikan Surat Pemberitahuan Perhitungan dan / atau pembayaran pajak, sehingga dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan Negara”
  2. Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun dan denda sebesar Rp. 250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah), dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 (enam) bulan
  3. Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan
  4. Menetapkan Barang bukti berupa surat-surat dan dokumen tetap terlampir dalam berkas perkara
  5. Membebankan Pemohon Kasasi/Terdakwa untuk membayar biaya perkara dalam semua tingkat peradilan yang dalam tingkat kasasi sebesar Rp.2.500,- (dua ribu lima ratus rupiah)
Tanggal/Tahun Putusan : 13 Agustus 2008
Hakim : Atja Sondjaja, SH, (Ketua) H. Muhammad Taufik, SH. (Anggota I) Dr. Mohammad Saleh, SH.,MH. (Anggota II)
Lembaga Peradilan : Mahkamah Agung / Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Keterangan Lain :

Sumber : http://putusan.mahkamahagung.go.id

Dibaca 3257 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !

Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Daftar pengusaha korup yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 1.391
Hari ini :10.079
Kemarin :10.348
Minggu kemarin:79.101
Bulan kemarin:295.929

Anda pengunjung ke 18.439.314
Sejak 01 April 2009
infokorupsi