infokorupsi
Korupsi dalam Sastra
Beranda > Korupsi dalam Sastra > Puisi > Koruptor - Sebuah Puisi

Selasa, 9 Juni 2009

Koruptor - Sebuah Puisi

Oleh : Radius Teluk Riti

Matamu berbinar-binar
Senyummu tersungging lebar
Jantungmu jadi gemetar
Melihat setumpuk dinar
akal sehat musnah buyar
Tapi … hatimu tak mengerti
Payahnya hidup anak negeri
Membanting tulang setiap hari
Demi mengais sesuap nasi
Bangga ……?
Kau banggakan yang kau dapati
Kau cukup duduk di kursi
Uang rakyat kau poroti
Ingat!
Saat masa punya nyali
Kau dilempar ke terali
Memar lebam kau dipukuli
Tamatlah riwayatmu maling berdasi.
 

Sumber: xpresiriau.com

Ilustrasi: reginaphoenix.wordpress.com


Dibaca 16592 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !

Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Korupsi dalam sastra yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 392
Hari ini :1.237
Kemarin :7.899
Minggu kemarin:66.924
Bulan kemarin:311.399

Anda pengunjung ke 17.990.882
Sejak 01 April 2009
infokorupsi