infokorupsi
Berita Korupsi se-Indonesia
Beranda > Jawa Timur > Provinsi Jawa Timur > Dugaan Korupsi: Inspektorat Teliti Aliran Dana Jasmas Jatim

Senin, 25 Juli 2011

Dugaan Korupsi: Inspektorat Teliti Aliran Dana Jasmas Jatim

DPRD Jatim

DPRD Jatim

Surabaya - Aliran dana jaringan aspirasi masyarakat (jasmas) yang diterima kelompok masyarakat melalui sejumlah anggota DPRD Jatim menjadi perhatian Gubernur Jatim Soekarwo. Gubernur meminta kepada Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Jatim dan Inspektorat setempat melakukan pengecekan langsung aliran dana itu ke lapangan.

Permintaan Soekarwo itu guna menanggapi tudingan LSM Pusat Kajian Anti-Korupsi Jatim. LSM itu menyebutkan, 70 orang anggota DPRD Jatim menerima alokasi anggaran jasmas 2011 melalui Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Jatim sebesar Rp 145 miliar. Ada kecurigaan delapan nama anggota dewan yang mendapat dana jasmas, tanpa pengajuan proposal.

Gubernur menjelaskan, dana Jasmas pada dasarnya sudah diatur dalam PP dan UU. Anggota dewan diperbolehkan menampung aspirasi konstituen berdasarkan daerah pemilihannya. “Dari situ akan ditabulasi dan diusulkan dalam paripurna. Biro AP yang akan memverifikasi dan disesuaikan visi-misi gubernur, pro poor, pro job dan pro growth,” kata Soekarwo, Minggu (24/7).

Ia mengatakan, pencairan dana hibah dan bansos dalam program jasmas tidak akan mirip seperti kasus program penanganan sosial ekonomi masyarakat (P2SEM) yang banyak penyimpangan dulunya.

BPK telah menekankan dua hal dalam pengelolaan dana, yakni jumlah dana sesuai kebutuhan dan siapa yang diberi. Dua hal ini harus benar-benar jelas karena akan diteliti dalam proses audit. Sebelum pencairan pun, sambung dia, penerima harus melaporkan penggunaan dana tersebut sesuai perkembangannya dilapangan. “Sesudah cair juga harus melaporkan peruntukannya di lapangan seperti apa. Monitoring tidak sampling, tapi wajib diperiksa seluruhnya,” katanya.

Disisi lain, Pakde Karwo juga membantah, tudingan dari LSM ada pencairan dana jasmas tanpa proposal dari kelompok masyarakat. Pihaknya akan melakukan pengecekan langsung jika ada informasi itu. Tetapi, hampir tidak mungkin adanya pencairan dana tanpa adanya proposal yang masuk.

Seperti diketahui, LSM Pusat Kajian Anti-Korupsi Jatim menyatakan sebanyak 70 orang anggota DPRD Jatim diduga kuat menerima alokasi anggaran jasmas 2011 melalui Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Jatim sebesar Rp 145.335.812.000. Dari jumlah itu, rinciannya adalah terdiri dari dana bansos sebesar Rp 70.043.800.000 dengan jumlah 862 proposal. Sedangkan, dana hibah sebesar Rp 75.292.012.000 dengan jumlah 149 proposal. Namun muncul keganjilan karena dari 70 anggota dewan tersebut, ada 8 anggota dewan yang menerima pengucuran dana tanpa perlu mengajukan proposal.

Besaran dana bansos dan hibah untuk kegiatan jasmas juga bervariasi. Ada anggota dewan yang hanya mendapatkan Rp 40 juta namun ada yang menerima hingga Rp 10 miliar. LSM Pusat Kajian Anti Korupsi Jatim mempertanyakan transparansi dana yang diteima oleh masing-masing anggota dewan. “Ini sebagai warning, jangan sampai kasus P2SEM jilid pertama terulang kembali. Dari besarnya alokasi masing-masing penerima yang tak sama, hingga ada anggota dewan yang tak mengajukan proposal tapi dianggarkan,” sahut Anshori, Koordinator Pusat Kajian Anti Korupsi Jatim. yop

Sumber: surabayapost, Senin, 25 Juli 2011

Sumber Foto: jabir-pks.org

Dibaca 4.616 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !




Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 955
Hari ini :6.576
Kemarin :8.484
Minggu kemarin:69.982
Bulan kemarin:353.178

Anda pengunjung ke 16.613.724
Sejak 01 April 2009

Subscribe

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita terbaru dari infokorupsi.com :

Delivered by FeedBurner

Atau klik feed tool berikut :

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

Add to netvibes
Add to My AOL Subscribe in Rojo

Statistik pembaca via feed :

infokorupsi