infokorupsi
Berita Korupsi se-Indonesia
Beranda > Sumatra Utara > Kota Tanjung Balai > Mantan Walikota Tanjungbalai Kembalikan Uang Korupsi, Proses Hukum Tetap Jalan

Kamis, 13 Januari 2011

Mantan Walikota Tanjungbalai Kembalikan Uang Korupsi, Proses Hukum Tetap Jalan

Mantan Walikota Tanjungbalai Dr H Sutrisno Hadi

Mantan Walikota Tanjungbalai Dr H Sutrisno Hadi

Tanjung Balai - Walaupun mantan Wali Kota Tanjung Balai, dr H Sutrisno Hadi SpOG telah mengembalikan uang sebesar Rp 950 juta uang Negera, bukan berarti mantan wali kota tidak dijerat hukum atau proses hukumnya berhenti.

Hal ini disampaikan praktisi hukum, Guntur Zass, Rabu (12/1). Menurutnya, dengan dikembalikan uang tersebut, maka proses hukum mantan wali kota tetap berjalan dan tetap dijerat hukum. “Mana ada istilah uang kerugian Negara dikembalikan, maka proses hukum diberhentikan dan tersangka tidak dijerat hukum,” ujarnya.

Guntur menambahkan, dalam Undang-Undang (UU) atau peraturan hukum tidak ada yag mengatakan jika tersangka dalam kasus dugaan korupsi mengembalikan uang dari hasil dugaan korupsi, maka proses hukumnya diberhentikan maupun tersangka tidak dijerat hukum. “Sebab barang siapa yang melakukan pelanggaran hukum, maka pelaku atau tersangka tetap dilakukan proses hukum maupun dijerat hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara praktisi hukum, Jony Hutajulu SH mengatakan, dengan dikembalikan uang hasil kerugian Negara akibat perbuatan dugaan korupsi, berarti sudah terbukti atau sudah dilaksanakan perbuatan dugaan korupsi tersebut. Sehingga proses hukum tetap berjalan dan tersangka harus dijerat hukum yang berlaku.

Sedangkan tersangka pembunuhan dan tersangka pencurian proses hukumnya tetap berjalan dan dijerat hukum, walaupun mengembalikan hasil dari perbuatannya, sebab mereka terbukti melakukan tindakan pelanggaran hukum atau tindak pidana murni. Hal yang sama juga berlaku bagi tersangka kasus dugaan korupsi, proses hukum tetap berjalan dan dijerat hukum yang berlaku, walaupun mengembalikan uang kerugian Negara, sebab sudah terbukti atau sudah dilaksanakan.

“Bagi siapa yang melakukan tindak pidana murni dan sedang dalam proses hukum, maka proses hukum tetap berjalan dan tetap dijerat hukum yang berlaku, walaupun mengembalikan dari perbuatannya,” katanya.

Jony Hutajulu mencontohkan salah satu kasus dugaan korupsi yang dilakukan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Syamsul Arifin, walaupun Syamsul mengembalikan uang dari dugaan kasus korupsinya, namun proses hukum bagi Syamsul tetap berjalan.

“Sebab tidak ada dalam UU dan peraturan hukum yang berlaku, mengatur atau mengatakan, bila ada yang melakukan tindakan pidana murni dan sedang dalam proses hukum, walaupun mengembalikan sesuatu atau uang dari perbuatannya maka proses hukumnya tidak berjalan dan tidak dijerat hukum,” katanya. (sht)

Sumber: Metrosiantar, Kamis, 13 Januari 2011

Sumber Foto: medanbisnisdaily.com

Dibaca 1.562 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !




Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 614
Hari ini :3.111
Kemarin :8.025
Minggu kemarin:66.924
Bulan kemarin:311.399

Anda pengunjung ke 18.000.846
Sejak 01 April 2009

Subscribe

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita terbaru dari infokorupsi.com :

Delivered by FeedBurner

Atau klik feed tool berikut :

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

Add to netvibes
Add to My AOL Subscribe in Rojo

Statistik pembaca via feed :

infokorupsi