infokorupsi
Berita Korupsi se-Indonesia
Beranda > Pusat > Dugaan Korupsi LKS SMK XVII: Mendiknas Tunggu Surat Dari Kejagung

Jumat, 31 Desember 2010

Dugaan Korupsi LKS SMK XVII: Mendiknas Tunggu Surat dari Kejagung

Jakarta - Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh menyatakan pihaknya belum bisa melakukan tindakan apa pun terhadap Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kemdiknas Joko Sutrisno yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pelaksanaan Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK XVII dan Pameran SMK pada 2009. Nuh mengaku sudah mendengar kabar tersebut, namun hingga saat ini pihaknya belum menerima surat resmi dari pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) yang menyatakan bahwa salah seorang staff Kemdiknas menjadi tersangka.

“Kemdiknas ini adalah lembaga resmi, sehingga kami belum dapat mengambil keputusan atau tindakan apapun sebelum adanya surat resmi dari pihak Kejagung. Apalagi Kejagung adalah lembaga resmi, seharusnya mereka mengeluarkan dan mengirimkan surat pemeberitahuan resmi kepada kami. Esensinya, hingga saat ini kami hanya menghormati prinsip praduga tak bersalah,” terang Mendiknas M Nuh ketika ditemui di Gedung Kemdiknas, Jakarta, Kamis (30/12).

Mantan Rektor ITS tersebut menyatakan, anak buahnya itu belum tentu bersalah. “Kami tahu ada kabar seperti itu. Tapi kan belum tentu beliau bersalah. Maka dari itu, kita tunggu saja keputusan resminya,” pungkasnya. Namun Nuh janji, jika nantinya benar-benar terbukti bersalah dan sudah ada keputusan resmi, maka Kemdiknas akan segera mengambil tindakan yang sesuai dengan aturan pegawai negeri sipil.

“Kita harus melihat kepastian status hukumnya seperti apa, nanti kita kaitkan dengan aturan pegawai negeri. Misalnya, jika berstatus A, aturannya bagaimana? jika berstatus B, bagaimana? Kalau kepastian hukumnya sudah mengikat, maka dipastikan berhenti. Jika sekarang saya berhentikan, maka saya tidak punya dasarnya. Bisa-bisa yang bersangkutan malah menuntut balik kami karena memberhentikan seseorang tanpa dasar ketentuan yang jelas. Itu yang harus kita lihat dua sisi,” jelasnya.

Sebelumnya Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Babul Khoir Harahap mengungkapkan, penetapan tersangka itu berdasarkan Surat Perintah Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor Print-204/F.2/Fd.1/12/2010 tanggal 13 Desember 2010.

Penetapan tersangka itu merupakan pengembangan dari hasil penyidikan dugaan korupsi pelaksanaan LKS SMK XVII dan Pameran SMK atas nama tersangka Sukowiyanto. Kejagung juga telah menetapkan tiga tersangka dalam penyidikan dugaan korupsi tersebut. Antara lain, Sukowiyanto (penanggung jawab kegiatan). Kemudian, Susilowati (Kasubdit SMK Direktorat Pembinaan SMK Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdiknas atau Pejabat Pembuat Komitmen). (cha)

Sumber Berita: Jpnn, Kamis, 30 Desember 2010

Dibaca 736 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !




Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 761
Hari ini :4.379
Kemarin :12.330
Minggu kemarin:90.623
Bulan kemarin:359.009

Anda pengunjung ke 18.791.146
Sejak 01 April 2009

Subscribe

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita terbaru dari infokorupsi.com :

Delivered by FeedBurner

Atau klik feed tool berikut :

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

Add to netvibes
Add to My AOL Subscribe in Rojo

Statistik pembaca via feed :

infokorupsi