infokorupsi
Berita Korupsi se-Indonesia
Beranda > Maluku > Kabupaten Seram Bagian Barat > Irwan Patty Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Kapal Patroli Dishub SBB

Jumat, 5 November 2010

Irwan Patty Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Kapal Patroli Dishub SBB

Piru - Setelah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan saksi, Kejaksaan Negeri Masohi Cabang Piru akhirnya menetapkan Kepala Dinas Perhubungan dan Informasi, Irwan Patty sebagai tesangka dalam kasus pengadaan kapal patroli di Dishub tahun 2008.

Irwan dinilai terlibat berdasarkan surat putusan bernomor 003-005/S.1.12.7.3/Fd10/2010 yang dikeluarkan Kecabjari Piru. Dalam keterangannya, Kacabjari Ilham Samuda, yang didampingi Kasubsi Intel Paris Manalu, dan Kasi Penindakan Asmin Hamja menyebutkan, hasil pemeriksaan terhadap empat saksi kunci tanggal 27 Oktober lalu, mengarah pada Irwan Patty. Dia diketahui ikut dalam penandatanganan berita acara pembelian kapal patroli fibreglass, yang bermasalah. Akibatnya negara dirugikan sebesar Rp 1,3 miliar (sudah dipotong pajak). “Penetapan Irwan Patty berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi, diantaranya empat saksi kunci, enam saksi dari pihak DPRD SBB, dan puluhan saksi lainnya. Semua keterangan mengarah pada Irwan Patty yang ikut memuluskan pembelian proyek fiktif tersebut,” ujar Kacabjari Piru Ilham Samuda kepada wartawan kemarin. Menurutnya, empat saksi yang sangat menentukan posisi Irwan Patty dalam kasus tersebut, berasal dari pemilik galangan kapal Hi. Phon Ling Aseng, pemilik PT Ridwan Samudra Gunawan, Bendahara Aseng Diana Natalis, dan Komisaris PT. Ridwan Samudra, Ridwan Raus. Mereka mengakui pembelian kapal tidak dilakukan seratus persen, sehingga kapal belum bisa dikembalikan ke pemkab SBB. Akibat kondisi itu, Kacabjari Piru telah mengirim surat ke Pengadilan Negeri (PN) Tengerang, Provinsi Banten untuk melakukan penyitaan terhadap barang bukti. Beberapa pekan kemudian, PN Tengerang mengeluarkan izin penyitaan atas tindakan penyitaan yang dilakukan tim penyidik bernomor No 219-220/Pen.peid/XI/2010/PN Msh. “Proses penyitaan juga disaksikan para kontraktor, pimpro, pemilik galangan kapal dan pembuat kapal. Kami menginginkan agar kasus ini berjalan cepat, sehingga berbagai upaya hukum dilakukan. Dan terbukti, pengungkapan kasus ini tidak terkendala,” kata Samuda. Sebelumnya, kasus pengadaan kapal pantroli yang ditangani Dinas Perhubungan dan Kominfo, terungkap saat jatuh tempo (awal 2010) pengadaan proyek itu tidak terlaksana. Kapal patroli fibreglass yang dianggarkan APBD senilai Rp 5,2 miliar itu tidak bisa diberikan ke pemkab SBB karena pembayaranya tidak lengkap. Pihak galangan kapal menyebutkan ada kekurangan beberapa miliar dari total harga yang dibayar PT. Ridwan Samudra. Dalam proses pembuktiannya, beberapa saksi telah diperiksa, diantaranya Ketua DPRD SBB, Frans M. Purimahua, Kepala Bappeda Ir. sofian sitepu, Kadis Perhubungan dan Infokom Irwan Patty, ketua panitia tender Alex Puttileihalat, Inspektorat Leonard Matayane, Kepala BPDM Leo Maitimu, Kepala BPKAD Jay Kaisupy. Hasilnya Kacabjari Piru menemukan adanya usur kerugian negera dalam kasus itu, sebesar Rp 1,3 miliar. (M4/IQI)

Sumber Berita: Ambonekspres, Kamis, 4 November 2010

Dibaca 1.428 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !




Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 521
Hari ini :2.802
Kemarin :10.554
Minggu kemarin:73.797
Bulan kemarin:295.929

Anda pengunjung ke 18.329.788
Sejak 01 April 2009

Subscribe

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita terbaru dari infokorupsi.com :

Delivered by FeedBurner

Atau klik feed tool berikut :

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

Add to netvibes
Add to My AOL Subscribe in Rojo

Statistik pembaca via feed :

infokorupsi