infokorupsi
Berita Korupsi se-Indonesia
Beranda > Nusa Tenggara Timur > Kabupaten Sikka > Polres Sikka Pastikan Akan Tahan Tersangka Korupsi Linmas

Senin, 20 September 2010

Polres Sikka Pastikan Akan Tahan Tersangka Korupsi Linmas

Maumere - Sejauh ini tidak ada ‘pesan sponsor’ dari pihak tertentu di Kabupaten Sikka agar lima tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan pakaian linmas dan atributnya jangan ditahan. Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas (Kasat Reskrim) Polres Sikka, AKP Samuel Sumihar Simbolon, S.H mengatakan hal itu kepada wartawan di Maumere, Kamis (16/9/2010).

Menurut dia, penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Sikka akan menangkap dan menahan para tersangka setelah jaksa penuntut umum (JPU) menaikkan status lengkap (P-21) atas berkas berita acara pemeriksaan (BAP) para tersangka. “Mereka pasti ditahan. Tidak ada yang minta tersangka jangan ditahan karena masih keluarga pejabat di Sikka. Tidak ada yang pernah intervensi penyidik dalam penanganan kasus-kasus korupsi. Penyidikan dilakukan berdasarkan ketentuan perundang-undangan,” kata Samuel.

Samuel menambahkan, semua tersangka korupsi pria maupun wanita yang terlibat akan ditahan bila dalam penyidikan terindikasi kuat harus bertanggungjawab atas penyimpangan itu. Penyidik tidak lakukan diskriminasi karena latar belakang seseorang. “Mau ditahan sekarang juga bisa saja, tapi jangan sampai sebelum BAP lengkap, masa penahanannya habis. Yakinlah polisi pasti menahan semua tersangka korupsi yang kasusnya disidik Polres Sikka,” kata Samuel.

Samuel mengakui penyidikan kasus pengadaan pakaian linmas ini berlarut-larut setelah penangkapan dan penahanan tersangka Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Setda Sikka, Emanuel Hurint. Terdakwa Emanuel Hurint kini sedang menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Maumere.

Samuel menyatakan, BAP lima tersangka lainnya masih diteliti jaksa Kejari Maumere. Bahkan setelah lima tersangka ini, kata Samuel, akan muncul tersangka baru. “Akan ada tersangka baru. Semua yang terlibat diproses sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Emanuel Hurint, menurut dakwaan JPU pada sidang perdana di PN Maumere, Rabu 8 Agustus 2010 dinyatakan bersama-sama (tersangka lain) merugikan keuangan negara Rp 248.459.250. Lima orang lain yang akan dituntut terpisah yakni Dominikus Dion, Petrus Pau, Yeremias Dewa, Kanisius PE Togo, dan Agustinus Akar. (ius)

Sumber Berita: Pos Kupang, Senin, 20 September 2010

Dibaca 849 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !




Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 277
Hari ini :661
Kemarin :8.698
Minggu kemarin:65.089
Bulan kemarin:311.399

Anda pengunjung ke 17.793.785
Sejak 01 April 2009

Subscribe

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita terbaru dari infokorupsi.com :

Delivered by FeedBurner

Atau klik feed tool berikut :

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

Add to netvibes
Add to My AOL Subscribe in Rojo

Statistik pembaca via feed :

infokorupsi