infokorupsi
Berita Korupsi se-Indonesia
Beranda > Riau > Kabupaten Bengkalis > Korupsi Dana ‘Block Grand’: Eks PPK Kemenag Bengkalis Ditahan

Jumat, 23 Juli 2010

Korupsi Dana ‘Block Grand’: Eks PPK Kemenag Bengkalis Ditahan

Bengkalis - Tersangka kasus dugaan korupsi dana block grand Kantor Departemen Agama (Depag) saat ini Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bengkalis pada 2009, Morazal (43) yang juga mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemenag Bengkalis ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Rabu (21/7). Tersangka ditahan usai menjalani pemeriksaan.

Pantauan Riau Pos di Kejati Riau, sebelum dilakukan penahanan, tersangka terlihat tiba di Kejati Riau pukul 08.55 WIB dengan didampingi pengacaranya Aziun Asyaari SH MH. Saat itu Morazal mengenakan baju batik lengan pendek bercorak hitam putih. Morazal kemudian melangkah masuk ke Gedung Tindak Pidana Khusus (Tipikor) Kejaksaan Tinggi Riau untuk menjalani pemeriksaan.

Tersangka menjalani pemeriksaan dilantai dua ruang jaksa penyidik Zainal Efendi SH. Sekitar pukul 12.30 WIB, Morazal bersama pengacaranya ke luar dari Gedung Pidsus dan melaksanakan makan siang dan Salat Zuhur di Musala Kejati Riau. Pemeriksaan lanjutan kembali dilaksanakan pukul 13.30 WIB.

Tanda-tanda penahanan terhadap tersangka ini sudah mulai kelihatan sejak pukul 15.00 WIB, dimana saat itu, pejabat di Kejati Riau terlihat mondar mandir membawa surat perintah penahan tersangka ke ruang Kajati Riau. Sekitar 27 menit kemudian, mobil Toyota Avanza warna hitam BM 1239 TP yang bertuliskan Tim Satuan Khusus (Satsus) Tindak Pidana Korupsi.

Tepat pukul 16.00 WIB, beberapa orang penyidik Kejati Riau terlihat menggiring tersangka Morazal dari lantai II menuju mobil tim Satsus. Saat itu wajah Morazal nampak memerah seperti menahan tangis. Ketika disapapun pria berperawakan tinggi gemuk ini tidak lagi sanggup bicara. Dari mulutnya hanya keluar kata-kata no comment. Dari Kejati Riau, tersangka kemudian dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pekanbaru, untuk dilakukan penahanan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Riau melalui Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), Jacob Hendrik SH mengatakan, penahanan terhadap tersangka ini berdasarkan adanya bukti yang cukup, dimana tersangka melakukan pemotongan dana block grand sebesar 13,5 persen.(izl)

Sumber: Riau Pos, Kamis, 22 Juli 2010

Sumber Foto: skyscrapercity.com

Dibaca 2.016 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !




Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 337
Hari ini :2.461
Kemarin :8.994
Minggu kemarin:73.797
Bulan kemarin:295.929

Anda pengunjung ke 18.338.504
Sejak 01 April 2009

Subscribe

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita terbaru dari infokorupsi.com :

Delivered by FeedBurner

Atau klik feed tool berikut :

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

Add to netvibes
Add to My AOL Subscribe in Rojo

Statistik pembaca via feed :

infokorupsi