infokorupsi
Berita Korupsi se-Indonesia
Beranda > Gorontalo > Provinsi Gorontalo > KPK Kantongi 5 Kasus Korupsi Di Bone Bolango Dan Gorontalo

Senin, 17 Mei 2010

KPK Kantongi 5 Kasus Korupsi di Bone Bolango dan Gorontalo

Gorontalo - Sedikitnya lima kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo kini telah dikantongi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Adapun lima kasus tersebut yakni Pengalihan dan Penggunaan ABPD Kabupaten Bone Bolango tahun 2008 senilai Rp 19,5 miliar, Dana Bantuan Menko Kesra pasca bencana untuk Kabupaten Bone Bolango tahun 2008 senilai Rp 15 miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) Bone Bolango tahun 2008 senilai Rp 14,5 miliar, DAK Pengadaan Buku Bone Bolango 2007 senilai Rp 6,7 miliar serta Pembuatan Film Hulontalangi dan Dana Persigo senilai Rp 16,5 miliar.

Kelima kasus tersebut dikantongi KPK menyusul dikeluarkannya surat tanggapan oleh KPK tertanggal 29 April 2010 yang menindaklanjuti laporan LSM Merdeka pada 25 Februari 2010. Dalam surat yang ditandatangani Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat Handoyo Sudrajat atas nama Pimpinan KPK disebutkan bahwa pengaduan yang di sampai kan ol eh LSM Merdeka merupakan bahan informasi bagi KPK dalam kegiatan koordinasi dan supervisi.

Sebelumnya melalui surat nomor 84/LSMM/2010 tertanggal 25 Februari 2010, Ketua LSM Merdeka Gorontalo Imran Nento meminta KPK dapat melakukan supervise, koordinasi dan memonitoring segala penanganan kasus korupsi yang ditangani oleh aparat penegak hukum di Gorontalo. Alasannya adalah terindikasi akan adanya upaya untuk mengaburkan barang bukti, sehingga para tersangka ataupun saksi tidak dapat dijerat ol eh hukum. Isi surat itu sendiri menyangkut perkara tindak pidana korupsi pengalihan dan penggunaan APBD 2008 Kabupaten Bone Bolango senilai Rp 19,5 miliar, dana bantuan Menko Kesra pada tahun anggaran 2008 sebesar Rp 15 miliar terhadap bencana alam di Kabupaten Bone Bolango. Sehingga total keseluruhan bantuan tersebut sebesar Rp 34,5 miliar.

Kasus lainnya yakni Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 14,5 miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Bolango pada 2008. Selanjutnya persoalan DAK Bone Bolango senilai Rp 6,7 miliar untuk pengadaan buku pada 2007 serta kasus pembuatan film sinetron Hulontalangi dan dana Persigo sebesar Rp 16,5 miliar dan melibatkan mantan Ketua DPRD Kota Gorontalo yang saat ini menjabat sebagai Walikota Gorontalo.

Menurut Ketua LSM Merdeka Imran Nento, surat ini dikirim agar KPK tahu dan bisa membantu penyelesaian kasus ini. Terlebih lagi hal ini agar tidak ada Markus dalam penanganan kasus yang saat ini sementara ditangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo, Kejaksaan Negeri (Kejari) Suwawa dan juga Polda Gorontalo. “Kami ingin agar tidak ada lagi kasus korupsi di Gorontalo. Sehingganya kasus ini kami harapkan dapat dituntaskan dengan secepatnya sesuai dengan proses yang berlaku,” terangnya. Bukan hanya itu saja, menurut Imran, dalam penanganan kasus ini Kejati Gorontalo pun seakan-akan menutup-nutupi kasus tersebut. Dan inilah yang menjadi tanda tanya masyarakat  Gorontalo, ada apa dengan Kejati, Kejari Suwawa maupun Polda Gorontalo?.

“Yang ditahan saat ini hanyalah kalangan bawah saja, padahal jika dipikir, mereka yang diatas belum tersentuh dalam kasus tersebut. Sehingga, kami meminta bant uan kepada KPK agar bi sa memonitoring kasus ini hingga selesai. Sebab terindikasi ada Markus dalam penanganan kasus ini,” tegasnya. (kif)

 

Sumber: gorontalopost, Senin, 17 Mei 2010

Sumber Foto: tlogosari.net

 

Dibaca 2.526 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !




Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 933
Hari ini :6.883
Kemarin :34.230
Minggu kemarin:92.153
Bulan kemarin:257.806

Anda pengunjung ke 17.707.100
Sejak 01 April 2009

Subscribe

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita terbaru dari infokorupsi.com :

Delivered by FeedBurner

Atau klik feed tool berikut :

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

Add to netvibes
Add to My AOL Subscribe in Rojo

Statistik pembaca via feed :

infokorupsi