infokorupsi
Berita Korupsi se-Indonesia
Beranda > Maluku > Kabupaten Maluku Tenggara Barat > Korupsi Dinas Kalautan Dan Perikanan: Kejati Maluku Beri Kesempatan Terakhir Untuk Lukas Uwuratuw

Senin, 12 April 2010

Korupsi Dinas Kalautan dan Perikanan: Kejati Maluku Beri Kesempatan Terakhir untuk Lukas Uwuratuw

Ambon - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku memberikan kesempatan terakhir kepada mantan Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB) untuk datang menghadap tim penyidik. Ia akan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan enam buah kapal ikan di Dinas Kelautan dan Perikanan MTB tahun 2002 dengan nilai proyeknya Rp 2,6 miliar.

“Lukas Uwuratuw kita masih berikan kesempatan satu kali lagi dan kita telah memanggil untuk minggu depan (minggu ini-red),” tandas Wakil Kepala Kejati Maluku Herman Koedoeboen kepada Siwalima, di ruang kerjanya Jumat (9/4).

Uwuratuw diberikan toleransi, karena mempertimbangkan surat sakit yang disampaikan kepada Kejati Maluku. “ Kita panggil lagi dengan memahami surat sakit yang dia berikan,” terang Koedoboen.

Uwuratuw sudah beberapa kali tidak memenuhi panggilan penyidik Kejati Maluku, dengan alasan sakit. Langkah tegas akan diambil, jika Uwuratuw belum juga memenuhi panggilan penyidik.

Koedoeboen menjelaskan, kasus ini dibagi dalam dua berkas, yakni berkas atas nama tersangka mantan Wakil Bupati MTB Lukas Uwuratuw serta berkas atas nama tersangka mantan kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Piet Norimarna dan berkas atas nama tersangka pimpinan proyek Frangky Hittipeuw.

Pemeriksaan terhadap Norimarna memang telah selesai. Namun masih menunggu pemeriksaan Hittipeuw, karena keduanya dalam satu berkas. Pemeriksaan terhadap Hittipeuw belum dilanjutkan, karena yang bersangkutan kesulitan transportasi dari Kabupaten Aru ke Ambon.

“Kalau Norimarna kan sudah selesai pemeriksaan, tetapi karena Norimarna dan Hittipeuw satu berkas, sehingga perlakuannya sama,” jelas Koedoeboen.

Setelah pemeriksaan selesai, akan dilakukan pemberkasan. Selanjutnya, penyerahan tahap dua untuk masuk ke fase penuntutan. Nanti di fase penuntutan barulah diekspos untuk dakwaan. (S-27)

Sumber   : siwalimanews.com , Senin, 12 April 2010

Dibaca 678 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !




Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 773
Hari ini :5.569
Kemarin :12.395
Minggu kemarin:90.623
Bulan kemarin:359.009

Anda pengunjung ke 18.741.454
Sejak 01 April 2009

Subscribe

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita terbaru dari infokorupsi.com :

Delivered by FeedBurner

Atau klik feed tool berikut :

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

Add to netvibes
Add to My AOL Subscribe in Rojo

Statistik pembaca via feed :

infokorupsi