infokorupsi
Berita Korupsi se-Indonesia
Beranda > Jawa Tengah > Kabupaten Grobogan > Dugaan Korupsi Pemeliharaan Mobil Dewan: Kejari Purwodadi Bidik Dua Calon Tersangka

Selasa, 26 Januari 2010

Dugaan Korupsi Pemeliharaan Mobil Dewan: Kejari Purwodadi Bidik Dua Calon Tersangka

Grobogan—Tim penyidik Kejaksaan Negari (kejari) Purwodadi membidik dua tersangka kasus dugaan korupsi pemeliharaan mobil dewan tahun anggaran 2006, 2007, dan 2008. Namun, pihak kejaksaan belum bersedia menyebut kedua nama itu, dengan tujuan memperlancar proses penyidikan. “Kami belum bisa menyebutkan nama tersangkanya. Namun, laporan hasil audit dari BPKP sudah kami terima pagi tadi (kemarin-Red),”  kata Kajari Purwodadi Marthen Sempa Palopo SH, didampingi Kasi Intel Lilik Setiawan SH, Senin (25/1).

Dalam laporan hasil audit BPKP Jateng diketahui kerugian Negara yang timbul sekitar Rp 1,95 miliar dari kasus tersebut. Disebutkan, anggaran keseluruhan untuk pemeliharaan kendaraan dinas Sekretariat DPRD Grobogan adalah untuk tahun 2006 sebesar Rp 1,385 miliar, tahun 2007 Rp 1,602 miliar, dan tahun 2008 sebesar Rp 1,516 miliar.

Untuk kasus lainnya, kata dia, yang masuk tahap peyidikan adalah dugaan korupsi proyek Jalan Kandangan-Tuko. “Untuk kasus proyek Jalan Kandangan-Tuko dan pemeliharaan mobil dewan sudah masuk tingkat penyidikan. Sementara lainnya masih dalam tahap penyelidikan dan menunggu hasil audit BPKP,” kata Kajari.

Melanjutkan Kajari menambahkan, dirinya sebagai Kajari yang baru akan melanjutkan lima kasus besar yang masih berjalan di tingkat kejaksaan, yaitu dugaan korupsi proyek Jalan Kandangan-Tuko, Gajahmada paket 1, Gajahmada paket 2, pemeliharaan mobil dewan, dan pembelanjaan bahan kimia PDAM. Dirinya juga sudah berkoordinasi dengan Kajari sebelumnya, Henrizal Husin SH, yang pindah tugas ke Kejati Maluku Utara sebagai Aspidsus Kajati.

Selain itu, kata dia, tim penyelidik diminta secara intensif menyampaikan perkembangan kepadanya. “Sejak pertama bekerja di Kejari Purwodadi, seminggu lalu, saya sengaja mengintensifkan koordinasi dengan tim kejaksaan. Tujuannya supaya bisa mengarahkan dan menentukan langkah-langkah sesuai koridor kejaksaan,” terang Marthen Sempa P. (K11-90)

Sumber : suaramerdeka.com, Selasa, 26 Januari 2010

Dibaca 1.025 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !




Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 573
Hari ini :4.200
Kemarin :7.999
Minggu kemarin:51.393
Bulan kemarin:260.090

Anda pengunjung ke 17.461.010
Sejak 01 April 2009

Subscribe

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita terbaru dari infokorupsi.com :

Delivered by FeedBurner

Atau klik feed tool berikut :

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

Add to netvibes
Add to My AOL Subscribe in Rojo

Statistik pembaca via feed :

infokorupsi