infokorupsi
Berita Korupsi se-Indonesia
Beranda > Sumatra Utara > Kota Medan > Hingga November 2009, Kejari Medan Tangani 10 Kasus Korupsi

Kamis, 5 November 2009

Hingga November 2009, Kejari Medan Tangani 10 Kasus Korupsi

Medan—Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, hingga November 2009 menangani 10 kasus korupsi di Pemerintahan Kota Medan dan Sumut. Sembilan di antaranya telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Medan, Harli Siregar kepada wartawan Rabu (4/11) mengatakan, dari sembilan kasus yang  dilimpahkan itu dua kasus sudah selesai persidangannya.

Kedua kasus itu, korupsi pembangunan kandang pada Rumah Potong Hewan (RPH) Pemko Medan senilai Rp7 miliar dari APBD Kota Medan 2004-2005, dan korupsi dana kegiatan Pan Asia  Hash 2007 senilai Rp300 juta bersumber dari APBD Sumut.

Dalam kasus RPH Kejari Medan menetapkan tiga tersangka dan sudah dijatuhi hukuman oleh PN Medan. Ketiganya, mantan Dirut RPH, Zulkarnain Daulay divonis lima tahun, dan masing-masing vonis empat tahun penjara kepada mantan Bendahara Panitia Lelang, Rosmarita dan Somok Solin selaku anggota Panitia Lelang. Ketiga terpidana juga diwajibkan mengganti kerugian negara senilai Rp200 juta.

Untuk korupsi dana kegiatan Pan Asia  Hash 2007 senilai Rp300 juta bersumber dari APBD Sumut, menjerat mantan Kepala Sub Dinas (Kasubdis) Bina

Kesenian dan Bina Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumut, Zulkifli Siregar. Ia divonis 16 bulan penjara denda Rp25 juta dan diperintahkan mengganti kerugian negara senilai Rp275 juta.

Korupsi FBI

Kasus lainnya dan saat ini persidangannya masih bergulir di PN Medan yakni dugaan korupsi dana kegiatan Festival Budaya Islam (FBI) tahun 2007 senilai Rp5,2 miliar dari anggaran APBD 2007, menjerat seorang anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, mantan Kadis Pariwisata Medan, Kabag Tata Usaha Parawisata Medan dan Direktur CV Green Production selaku pemenang tender.

Lainnya, dugaan korupsi  pada Dinas Perhubungan (Dishub) Medan yang menimbulkan kerugian negara sekitar Rp450 juta dari APBD 2007, dalam kegiatan dana sosialisasi lalu lintas dan honor pegawai dengan terdakwa, Bendahara dan Pemegang Kas Dishub Medan.

Kemudian dugaan korupsi  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan berupa penyimpangan keuangan daerah senilai Rp1,4 miliar, terdiri dari tiga item kegiatan berupa pemungutan PPh 21, dana kapitasi Askes dan penggelapan sisa dana anggaran Dinkes Medan, menjerat mantan Kadis Kesehatan Kota Medan dan Bendahara Pengeluaran.

Sedangkan satu kasus yang belum dilimpahkan ke PN Medan yakni dugaan korupsi pada Dishub Medan dengan kerugian negara sekitar Rp500 juta, dalam kegiatan pengutipan uang retribusi uji kendaraan bermotor pada Januari-Desember tahun 2006.

Kasus ini, kata Harli, masih dalam tahap penyidikan pihak Pidsus Kejari Medan dan sudah menetapkan tersangka yakni Sy, yang juga terjerat dugaan korupsi pada dinas yang sama soal penyimpangan dana kegiatan  sosialisasi lalu lintas dan honor pegawai.

Dalam kasus ini, lanjut Harli, tidak tertutup kemungkinan akan muncul tersangka baru. Ketika didesak adanya dugaan keterlibatan mantan Kadishub Medan yang juga terlibat kasus sosialisasi lalu lintas dan honor pegawai serta sudah divonis bahkan sudah bebas dari penjara, Harli menyebutkan masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Keterangan para saksi, barang bukti dan keterangan tersangka sendiri, lanjut Harli,  belum ada “benang merah” mengarah adanya keterlibatan mantan Kadishub Medan tersebut. (dn)

Sumber: analisadaily.com, Kamis, 05 November 2009
Sumber Foto: pemkomedan.go.id

Dibaca 460 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !




Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 292
Hari ini :242
Kemarin :13.898
Minggu kemarin:69.982
Bulan kemarin:353.178

Anda pengunjung ke 16.630.772
Sejak 01 April 2009

Subscribe

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita terbaru dari infokorupsi.com :

Delivered by FeedBurner

Atau klik feed tool berikut :

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

Add to netvibes
Add to My AOL Subscribe in Rojo

Statistik pembaca via feed :

infokorupsi