infokorupsi
Berita Korupsi se-Indonesia
Beranda > Sulawesi Selatan > Kabupaten Barru > Proyek Garongkong Terindikasi Korupsi

Selasa, 23 Desember 2008

Proyek Garongkong Terindikasi Korupsi

Tiang Pancang Diduga Dimark-up - GNPK Segera Lapor ke KPK

MAKASSAR—Diindikasikan terjadi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Proyek Pembangunan Pelabuhan Laut Garongkong, Kabupaten Barru.

Tiang pancang yang digunakan pada proyek tersebut diduga dimark-up sepanjang 5 meter per tiang pada 169 titik tiang pancang.

Demikian dikemukakan Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK), Ramzah Thabraman, kepada Upeks, Senin (22/12) kemarin. Menurutnya, pihaknya selama ini telah melakukan investigasi dan evaluasi pada proyek-proyek pembangunan pelabuhan di Sulsel secara mendalam.

Pihaknya banyak menemukan berbagai macam penyimpangan-penyimpangan pada proyek-proyek pelabuhan itu, salah satu diantaranya yang diduga kuat telah terjadi Tipikor yakni di Proyek Pembangunan Pelabuhan Garongkong.

Menurutnya, penyimpangan di pelabuhan di Kabupaten Barru itu bisa mencapai puluhan miliar rupiah.

Dia mengatakan, salah satu contoh penyimpangan riil yang ditemukan pihaknya adalah, dugaan mark-up tiang pancang di proyek itu. Kerugian negara akibat hal itu diduga mencapai Rp5 miliar hingga Rp7 miliar.

“Itu baru mark-up tiang pancang. Dalam satu tiang pancang yang digunakan dimark-up sekitar 5 meter. Harga tiang pancang per meter itu mencapai jutaan rupiah. Sementara tiang-tiang itu dipancang pada sekitar 169 titik,” ujarnya.

Jika dikalkulasikan, maka kerugian negara akibat hal tersebut sangat besar. Bahkan Ramzah menghitung, panjang tiang yang dimark-up bisa mencapai 600 meter dengan total kerugian bisa mencapai Rp 7 miliar.

“Kami memiliki dokumen lengkap terkait penyimpangan hal ini. Kami serius ingin menuntaskan masalah penyalahgunaan uang rakyat ini. Bukan kami saja yang menemukan hal seperti itu, hasil audit BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) juga seperti itu,” ujarnya sambil memperlihatkan dokumen bukti-bukti dugaan Tipikor pada Proyek Pembangunan Pelabuhan Laut Garongkong itu.

Menurutnya, pihak BPKP yang telah melakukan audit pada konsultan pengawas yakni PT Esa Pratama Cipta Celebes menganggap kontrak kerja senilai Rp1,170 miliar itu tidak layak.

Menyikapi temuan itu, pihak GNPK telah melakukan langkah-langkah untuk meminta penjelasan dari pihak-pihak yang terkait. “GNPK telah melakukan proses permintaan klarifikasi terhadap dugaan adanya tindak pidana korupsi sesuai dengan UU no 31 tahun 1999 Jo UU No 20 tahun 2001,” ujarnya.

Proses klarifikasi itu telah dilakukan dengan mengirimkan surat permintaan penjelasan kepada Kuasa Pengguna Anggaran Satker Fasilitas Pelabuhan Laut Garongkong, Kabupaten Barru atas nama Agus Ahmad Riza ST MT, dengan nomor surat 057/B/GNPK/SS/XII/2008.

“Di samping itu kita juga telah bersurat kepada Kontraktor Pelaksana Pekerjaan yakni PT Putra Jaya dan PT Cahaya Bakti Jaya serta kepada KPK di Jakarta,” ujarnya.

Bahkan untuk membuktikan keseriusannya membongkar kasus tersebut, pihaknya dalam waktu dekat ini akan melakukan kunjungan ke Kantor KPK untuk menyerahkan langsung dokumen-dokumen yang terkait penyimpangan itu.

“Meski pun surat klarifikasi yang kami kirimkan kepada pihak-pihak terkait itu mendapat jawaban atau pun tidak, kami akan langsung ke KPK di Jakarta,” ujarnya. (Akbar)

 

Sumber: Ujungpandang Ekspres, Selasa, 23 Desember 2008

Dibaca 2.120 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !




Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 483
Hari ini :834
Kemarin :11.680
Minggu kemarin:80.134
Bulan kemarin:295.929

Anda pengunjung ke 18.094.416
Sejak 01 April 2009

Subscribe

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita terbaru dari infokorupsi.com :

Delivered by FeedBurner

Atau klik feed tool berikut :

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

Add to netvibes
Add to My AOL Subscribe in Rojo

Statistik pembaca via feed :

infokorupsi