infokorupsi
Berita Korupsi se-Indonesia
Beranda > Papua > Kabupaten Jayapura > Dugaan Pemotongan Uang Makan Prajurit Yonif 751 Jayapura Diperiksa

Jumat, 1 Mei 2009

Dugaan Pemotongan Uang Makan Prajurit Yonif 751 Jayapura Diperiksa

Jayapura—Polisi Militer Kodam XVII Cenderawasih mulai memeriksa para prajurit Yonif 751/Berdiri Sendiri terkait dengan tindakan mengamuk di dalam markas mereka di Sentani, Ibu Kota Kabupaten Jayapura, Rabu (29/4).

Kepala Penerangan Kodam XVII Letkol Inf Susilo di Jayapura, Jumat, mengatakan, mereka diperiksa oleh polisi militer untuk mengetahui dan memastikan keterlibatannya dalam kasus itu. "Yang diperiksa terutama dari Kompi E karena mereka yang beraksi di dalam markas. Kemarin sudah ada beberapa orang yang diperiksa dan hari ini akan dilanjutkan," katanya.

Letkol Susilo mengatakan, proses pemeriksaan akan terus berlangsung hingga diketahui kejadian yang sebenarnya. "Jika nantinya mereka terbukti bersalah, akan dikenakan hukuman tergantung tingkat pelanggarannya," katanya.

Tiga mantan pimpinan Yonif 751, yakni Danyon Letkol Inf Lambok Sihotang, Wadanyon Mayor Inf Power Simanjuntak, dan Perwira Seksi Intel Lettu Maruduh Simbolon juga akan diperiksa. "Kemarin mereka belum tampak diperiksa di Kodam. Mereka akan diperiksa terkait tuduhan yang dilontarkan oleh para anggota," ujarnya. Prajurit menuduh, mereka bertiga memotong uang makan dan uang kesejahteraan lainnya.

Kekesalan mereka memuncak ketika Danyon Sihotang tidak membantu pemulangan jenazah Pratu Joko yang meninggal dunia karena sakit ke Nabire, Papua. Aksi yang dimotori anggota Kompi E itu berakhir dengan perusakan sejumlah bangunan dalam markas, antara lain kantor serta rumah dinas Danyon dan Wadanyon. ABI

 

Sumber: Kompas.com, Jumat, 1 Mei 2009

Dibaca 977 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !




Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 1.800
Hari ini :12.132
Kemarin :14.074
Minggu kemarin:90.623
Bulan kemarin:359.009

Anda pengunjung ke 18.774.099
Sejak 01 April 2009

Subscribe

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita terbaru dari infokorupsi.com :

Delivered by FeedBurner

Atau klik feed tool berikut :

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

Add to netvibes
Add to My AOL Subscribe in Rojo

Statistik pembaca via feed :

infokorupsi