infokorupsi
Berita Korupsi se-Indonesia
Beranda > Lampung > Kota Bandar Lampung > Kejati Lampung Tahan Tersangka Korupsi Alkes Rp 9,9 Miliar

Kamis, 11 Juli 2013

Kejati Lampung Tahan Tersangka Korupsi Alkes Rp 9,9 Miliar

Lampung - Kejaksaan Tinggi Lampung menahan Direktur Utama PT Magnum Global Mandiri, RW (48 tahun), sebagai tersangka korupsi alat kesehatan pada Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung tahun 2012 senilai Rp 9,9 miliar. Penahanan tersangka itu dilakukan berdasarkan Surat Perintah Nomor 07/RT.1/KJT/07/2013, terhitung hari ini hingga 29 Juli depan.

"Tersangka sempat diperiksa tiga setengah jam dari pukul 13.00 WIB hingga 16.30 WIB dan mendapatkan lima pertanyaan," kata Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Lampung, Heru Widjatmiko di Bandar Lampung, Rabu (10/7). Demikian tulis Antara.

PT Magnum Global Mandiri merupakan rekanan dalam pengadaan alat kesehatan. Penyidik menitipkan tersangka di Rumah Tahanan Way Huwi.

Heru menjelaskan, tersangka menggunakan dua dari tiga perusahaan pendukung yang digunakan sebagai dasar penyusunan harga perkiraan sendiri (HPS), yakni PT Adhitya Wiguna dan PT Artha Medic.

Setelah diselidiki, dua dari tiga perusahaan itu milik RW yang memang sebelumnya telah ada kerja sama dengan tersangka lain dalam menetapkan harga.

Kejati Lampung juga menetapkan satu tersangka lain berinisial W, pejabat di Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, yang disangkakan melakukan kerja sama dengan RW dengan perannya dalam pengadaan dan pengendalian kegiatan alat kesehatan pada tahun anggaran 2012.

Tersangka W pun diduga mengatur dan mengendalikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan setempat, Hilda, dan juga dengan sengaja mengikatkan perjanjian di luar kontrak dengan rekanan yang sudah dikenalnya sejak tahun 2011.

Menurut Heru, W mempunyai hubungan erat dengan tersangka RW, mengingat pertemanan keduanya sudah terjalin sejak 2011. Saat itu Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung juga merencanakan kebutuhan alat kesehatan, dan perusahaan PT MGM merupakan salah satu perusahaan yang dijadikan dasar untuk penetapan HPS.

Sumber: http://www.merdeka.com

Dibaca 313 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !




Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 590
Hari ini :5.079
Kemarin :6.030
Minggu kemarin:51.393
Bulan kemarin:260.090

Anda pengunjung ke 17.453.877
Sejak 01 April 2009

Subscribe

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita terbaru dari infokorupsi.com :

Delivered by FeedBurner

Atau klik feed tool berikut :

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

Add to netvibes
Add to My AOL Subscribe in Rojo

Statistik pembaca via feed :

infokorupsi