infokorupsi
Berita Korupsi se-Indonesia
Beranda > Sumatra Barat > Kejati Sumbar Hentikan Penyidikan 22 Kasus Korupsi

Selasa, 21 Mei 2013

Kejati Sumbar Hentikan Penyidikan 22 Kasus Korupsi

Padang - Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat menghentikan penyelidikan dan penyidikan 22 kasus korupsi. Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumbar, Ikwan Ratsudy, Selasa (21/5), puluhan kasus yang ditangani dalam periode 2012-2013 itu terbukti tidak mengandung unsur tindak pidana korupsi.

Menurut Ikwan, kesimpulan tidak adanya unsur korupsi diambil setelah pihaknya memeriksa 22 kasus secara mendalam. Salah satu kasus yang dihentikan penyidikannya atau biasa disebut di-SP3-kan adalah kasus pembebasan sarana olahraga di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman yang melibatkan Wali Kota Pariaman Muklis Rahman.

Selain menghentikan penyidikan kasus, Kejati Sumbar telah menangani 57 tindak pidana korupsi dalam periode sama. Puluhan kasus ini juga ditangani kejaksaan negeri di Sumbar.

Sumber: http://www.metrotvnews.com
Foto: http://www.sumbaronline.com

Dibaca 168 kali

Bagikan informasi ini

Tulis komentar Anda !




Disclaimer Redaksi menerima komentar terkait Berita yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak mengubah dan menghapus komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berbau pelecehan, intimidasi, berisi fitnah, atau bertendensi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

POLLING

Menurut Anda, apakah putusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan praperadilan Anggodo Widjojo terhadap SKPP Kasus Bibit dan Chandra mencurigakan?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online : 827
Hari ini :6.577
Kemarin :10.554
Minggu kemarin:73.797
Bulan kemarin:295.929

Anda pengunjung ke 18.333.587
Sejak 01 April 2009

Subscribe

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan berita terbaru dari infokorupsi.com :

Delivered by FeedBurner

Atau klik feed tool berikut :

Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

Add to netvibes
Add to My AOL Subscribe in Rojo

Statistik pembaca via feed :

infokorupsi